Mahfud pun menceritakan pengalamannya kala berhadapan dengan orang yang benci. Saat itu, ia berkata, rasa benci akan membuat hidup tidak tenang.
"Saya sering katakan kepada teman-teman saya itu yang agak keras-kera. 'kamu itu kenapa membenci pada orang lain yang beda agama, kan, itu karena benci kamu gak bisa tidur, saking kamu benci. Itu yang dibenci tidurnya enak. Malah kamu tidak bisa tidur karwna kebencian di hati, orang yang dibenci tidak ada apa-apa. Ini kamu kok gelisah terus karena orang berbeda," tutur Mahfud.
"Nah gerakan itu masih ada, dimana mana gerakan yang begitu ada, itu yang harus kita selesaikan. Dengan demikian kita tidak akan termakan oleh berita hoaks dan hate speech yang semakin sering atau selalu muncul menjelang pemilu," terang Mahfud.
(Khafid Mardiyansyah)