Singguh Pemimpin Mabuk Kekuasaan
Megawati juga menyinggung tentang pemimpin yang mabuk kekuasaan sehingga rela memecah belah. Ini dinilainya sama dengan politik adu domba yang dilakukan penjajah.
“Banyak loh, yang namanya penjajah itu mengajarkan kepada kita dengan nama devide et empera, memecah belah, kalau bisa saudara sendiri dipecah belah," tutur Megawati.
"Apalagi rakyat dipecah belah, apalagi kalau pemimpinnya sengaja dengan yang namanya akal itu juga memecah belah karena apa? Karena mabuk kekuasaan," terang Megawati.
(Salman Mardira)