Sementara bayi yang menjalani perawatan di puskesmas Srengat, kondisinya sudah sehat. Bayi yang kelahirannya tidak diinginkan itu, kata Supriadi telah diserahkan kepada keluarga pelaku.
Orangtua pelaku bersedia menerima cucunya. Di depan petugas keduanya mengaku tidak tahu putrinya telah hamil dan melahirkan. Supriadi memastikan proses hukum terus berjalan.
Pemeriksaan terhadap pelaku akan dilakukan setelah kesehatan yang bersangkutan betul-betul pulih. Polisi juga masih mendalami status laki-laki ayah bayi.
“Proses hukum dipastikan terus berjalan. Pemeriksaan akan dilakukan setelah kondisi pelaku betul-betul sudah sehat,” pungkas Supriadi.
(Angkasa Yudhistira)