"Sirekap enggak buka, saya kan di sini juga ada tanda terima. Saya di sini sudah menyelesaikan dari pencoblosan, perhitungan, dan pengisian formulir semua sampai tahap Sirekap. Namun Sirekap ada masalah lalu diselesaikan di telegram, selesai sampai di situ," tutur Wahyu.
Sebagai ketua KPPS TPS 106, Wahyu juga menegaskan jika dirinya dan seluruh tim yang bertugas pada TPS tersebut tidak memihak salah satu paslon. Itu murni adanya kesalahan sistem dari Sirekap.
"KPPS sudah diajarkan, tapi kan logika aja sih, foto angka kok bisa ke situ. Tidak mau memihak salah satu paslon. Bentuk klarifikasi saja," pungkas Wahyu.
(Fahmi Firdaus )