5 Fakta Bocah di Bekasi Diduga Dibunuh Ibunya dengan 20 Tusukan

Awaludin, Jurnalis
Jum'at 08 Maret 2024 07:02 WIB
Illustrasi (foto: dok Okezone)
Share :

SEORANG anak laki-laki berinisial A (5) ditemukan tewas bersimbah darah penuh luka tusukan di atas kasur kamar lantai dua rumahnya.

Kejadian tersebut menggemparkan Komplek Sumarecon Cluster Burgundi, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis 7 Maret 2024 siang. Berikut sejumlah faktanya:

1. Awal Mula Penemuan Mayat Bocah

Korban ditemukan dalam kondisi terlentang di atas kasur kamar lantai dua. Pihak kepolisian Polsek Bekasi Utara dan Polres Metro Bekasi Kota yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi.

Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Yulianti mengatakan, penemuan mayat anak laki-laki yang diperkirakan berusia lima tahun ini berawal adanya seseorang yang datang ke rumah korban untuk bertamu, namun dilarang.

Setelah sang tamu memaksa masuk, akhirnya menemukan korban sudah tewas di lantai dua rumahnya dalam kondisi berlumuran darah.

Penemuan mayat ini pun langsung dilaporkan ke petugas keamanan perumahan dan dilanjutan ke pihak kepolisian Polsek Bekasi Utara dan Polres Metro Bekasi Kota.

2. Polisi Temukan Pisau Berlumuran Darah

 

Petugas kepolisian Polsek Bekasi Utara dan Polres Metro Bekasi Kota yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sebilah pisau dapur yang berlumuran darah yang sudah dicuci.

Petugas kemudian mengamankan pisau tersebut sebagai barang bukti. Petugas juga melakukan garis polisi di lokasi dan memintai keterangan tiga orang saksi, salah satunya merupakan orangtua korban.

3. Korban Alami 20 Luka Tusukan

 

Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Satya Triputra menyatakan, bahwa korban menerima sejumlah luka tusukan.

"Dari hasil olah TKP ditemukan bahwa korban ditusuk berkali-kali," kata Satya, Kamis (7/3/2024).

Korban diduga ditusuk menggunakan senjata tajam jenis pisau dapur yang juga ditemukan di sekitar kejadian. Dari hasil visum terhadap korban, A diduga ditusuk hingga 20 kali. A diduga ditusuk saat terlelap tidur.

"Hasil pemeriksaan visum sementara bahwa terdapat 20 luka tusukan di tubuhnya," sambungnya.

4. Korban Diduga Dibunuh Ibu Kandungnya

 

 

"(Korban) ditusuk berkali kali, yang mana diduga pelakunya adalah ibu kandung daripada korban," Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra kepada wartawan, Kamis (7/3/2024).

Hanya saja, polisi masih melakukan gelar perkara atas kasus itu. Polisi baru akan menetapkan status tersangka ketika gelar perkara rampung. Adapun polisi selanjutnya akan memeriksa kondisi psikologis dari terduga pelaku.

 

5. Pelaku Tertawa Ngaku Dapat Bisikan Gaib

 

Saat dilakukan pemeriksaan, bukannya sedih kehilangan buah hatinya, ibu korban justru sempat tertawa.

"Kondisinya tadi dimintai keterangan oleh tim penyidik dari PPA maupun Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota, kondisi yang bersangkutan masih stabil dan mohon maaf tadi pada saat diambil keterangan sempat ketawa," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, kepada wartawan.

Wira menambahkan, status ibu korban saat ini masih terduga pelaku. Sebab pihaknya masih terus mengumpulkan bukti-bukti lain untuk mengungkap siapa orang yang begitu tega menghabisi nyawa bocah tersebut.

"Dari hasil olah TKP ditemukan bahwa korban ditusuk berkali kali dan yang mana diduga pelakunya merupakan ibu kandung daripada korban dan saat ini korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum atau diotopsi," sambungnya.

Menurutnya, ibu korban tega menghabisi nyawa anaknya usai mendengar bisikan gaib. Korban diketahui meninggal dunia dengan 20 luka tusukan di tubuhnya.

"Motifnya masih pendalaman, tapi hasil wawancara sementara bahwa yang terduga pelaku (ibu) mendapatkan bisikan gaib," sambungnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya