JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Perindo Ahmad Rofiq mengungkap partai politik dan calon anggota legislatif, termasuk Pasangan Calon (Paslon) Presiden dan Wakil Presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD babak belur pada Pemilu 2024.
Hal itu disebabkan masifnya penyaluran bansos yang sarat kepentingan politik selama penyelenggaraan Pemilu.
"Ketika adanya bansos yang begitu rupa, maka seluruh pertahanan parpol, pertahanan para capres dan terutama Mas Ganjar sama Pak Mahfud ini, babak belur ketika diserang yang sangat masif begitu," kata Ahmad Rofiq di Jakarta, Kamis (21/3/2024).
Rofiq menyebut bahwa serangan bansos ini bak serangan Amerika Serikat yang melululantahkan Jepang pada 1945 lalu saat menjatuhkan bom atom di Nagasaki. Apalagi, kata dia, serangan bansos dilakukan di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang belum membaik.
"Ini bom atom di Nagasaki itu, dipraktikkan di Pemilu 2024," tuturnya.
Imbas praktik serangan ini, ia menganggap bahwa demokrasi di Indonesia lah yang menjadi korbannya. Menurutnya marwah demokrasi pun tercoreng, Rofiq juga mengaku tidak dapat berpikir jernih setelah melihat masifnya tindakan ini.
"Apa yang menjadi sangkaan, apa yang menjadi bagian dari praktik, apa yang menjadi bagian dari konsolidasi enggak ada artinya semua. Karena dengan adanya intimidasi, sembako inilah yang menghancurkan," kata dia.
(Angkasa Yudhistira)