8 Fakta Kecelakaan Bus Tabrak Rumah dan Kendaraan, Korban Satu Keluarga Terseret 30 Meter

Avirista Midaada, Jurnalis
Kamis 21 Maret 2024 05:53 WIB
Kecelakaan bus di Malang (Foto: MPI)
Share :

6. Bus tabrak truk, rumah, dan motor

Saat melaju di jalanan menurun dan menikung, bus diduga hilang kendali hingga menghantam bagian belakang satu truk engkel dengan Nopol AG 8232 YK. Truk bermuatan air mineral galon yang dikemudikan oleh Arif Dwi Efendi (36) warga Raya Klampok RT 3 RW 6 Desa Klampok, itu pun terseret oleh bus.

Bus menyeret truk, kemudian menabrak empat rumah milik di kanan jalan dari arah datangnya bus. Setelah menabrak rumah, kedua kendaraan itu juga menghantam sepeda motor yang dikendarai warga sekitar bernama Agus Efendi (31) saat membonceng istri dan anaknya yang masih balita.

"Usai nabrak truk, rumah, dan motor itu bus terus melaju sampai baru berhenti nabrak truk air mineral itu. Baru berhenti nabrak plang nama tembok Balai Desa Klampok ini," ucap Wirianto, seorang saksi mata.

5. Warga sekitar histeris dan kaget

Detik-detik bus nahas itu meluncur kencang diceritakan oleh Nabila, pemilik usaha salon di rumah milik Suwantah yang rusak diterjang bus. Nabila yang saat itu tengah berada di lantai dua bangunan salon, kaget berteriak dan lari menyelematkan diri.

"Bus itu dari atas, nggak ada bunyi klakson, jadi bus itu langsung meluncur kencang saja. Nabrak depan salon, saya di lantai dua lari karena takut nabrak rumah kan," ujar Nabila, pemilik salon Nabila Beauty Salon.

Sesaat kemudian bus dan truk itu menghantam bangunan depan salon, termasuk pagar rumah dan etalase kaca salon hingga berhamburan. Dirinya lantas berlari ke bawah dan menyelamatkan diri.

Wirianto, warga sekitar lain juga menyebut bus tidak ada upaya membunyikan klakson atau apa. Bus melaju hilang kendali hingga langsung menabrak truk dari atas.

"Truk itu diseret hingga 50 meter lebih, nabrak rumah, motor, baru berhenti nabrak plang tembok nama Balai Desa Klampok ini. Warga dari atas itu sudah teriak-teriak histeris," ungkap dia.

4. Empat rumah terdampak tabrakan bus

Pantauan MPI di lokasi kejadian ada empat rumah yang terdampak, dimana satu dari empat bangunan itu merupakan salon milik Nabila. Mayoritas bangunan yang rusak pada bagian depan dan pagar.

"Kalau kerugian material salon saya perkiraan 20 juta, karena ini kaca-kaca salon pecah, pagar, sama ada kerusakan alat di dalam akibat tabrak tadi. Alhamdulillah pas di dalam tadi tidak ada orang," ujar Nabila, perempuan berusia 29 tahun.

Di sisi lain, Kasatlantas Polres Malang AKP Adis Dani Garta memperkirakan kerugian awal material fisik mencapai Rp 130 juta. Jumlah itu diperkirakan belum termasuk kerugian dari kerusakan bus dan dua kendaraan lain.

3. Bus tak ada jejak pengereman

Pasca peristiwa ini, Satlantas Polres Malang langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Hasil dari analisis kepolisian di lokasi kejadian tidak ditemukan jejak pengereman bus nahas tersebut.

"Di TKP tidak ada pengereman, truk yang ngrem bus tidak pengereman. Tapi karena laju bus kencang truk tidak mampu menahan laju bus," beber Kasatlantas Polres Malang AKP Adis Dani Garta.

Hal ini menguatkan kesaksian sejumlah warga sekitar yang menyebut bus oleng dan hilang kendali, saat melaju di jalanan menurun dan menikung ke kiri.

"Bus pariwisata itu berjalan dari arah barat menuju timur, untuk kontur jalan yang dilewati ini menurun diduga mengalami kendala pengereman," jelas Adis kembali.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya