8 Fakta Kecelakaan Bus Tabrak Rumah dan Kendaraan, Korban Satu Keluarga Terseret 30 Meter

Avirista Midaada, Jurnalis
Kamis 21 Maret 2024 05:53 WIB
Kecelakaan bus di Malang (Foto: MPI)
Share :

2. Enam orang jadi korban

Total ada enam korban dalam kecelakaan bus nahas Sinar Dempo di Jalan Raya Klampok, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang ini. Tiga dari enam korban merupakan pengendara motor dan dua penumpangnya.

Sementara tiga lain yakni sopir bus itu sendiri yang mengalami patah tulang tangan dan luka di kepala. Kemudian ada sopir dan kernet truk engkel dengan Nopol AG 8232 YK. Sang sopir truk yakni Arif Dwi Efendi (36) warga Raya Klampok RT 3 RW 6 Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, mengalami luka lecet-lecet pada kaki dan tangan dirawat di RS Prima Husada Singosari.

"Satu korban lainnya yakni kernet atas nama Diki Wahyu Setiawan (23) warga Perumahan Bumi Ardimulyo V 11 RT 6 RW 12 Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, mengalami luka robek pada kepala dan dirawat di RS Prima Husada Singosari," paparnya.

1. Tiga korban kecelakaan bus satu keluarga

Satu pengendara motor dan dua penumpangnya menjadi korban terparah tabrakan bus nahas itu. Bahkan satu korban atas nama Ditha Farika Aprilia (29) warga Dusun Krajan RT 3 RW 2 Desa Klampok, meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Prima Husada, saat perawatan.

Sedangkan sang suami bernama Agus Efendi (31) mengalami luka di kepala, dan patah tulang tangan dan kaki. Sementara anaknya berinisial TAK (4) mengalami luka pada kepala dan kaki kiri, seluruhnya dirawat di RS Prima Husada.

Ketiganya yang hendak ke pasar dan baru berbelok keluar gang rumahnya tiba-tiba dihantam oleh bus dan truk nahas. Mereka sempat terseret bus sekitar 30 meter, hingga akhirnya sang suami terjepit antara bodi sepeda motor dan tiang listrik.

"Mereka baru keluar gang, rumahnya di belakang sini. Pak Efendinya yang mengendarai motor, itu posisinya masih di atas motor terjepit tiang dan setir motor. Kepalanya dan sekujur tubuhnya sudah berdarah-darah," ungkap Nabila, pemilik salon.

Sementara istrinya yang juga teman sekaligus pelanggan salonnya itu terjatuh dan ikut terseret bus. Ia hanya melihat korban atas nama Ditha, dalam keadaan tubuhnya sudah tak utuh sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

"Yang istirnya Pak Efendi, Ditha itu keseret, kakinya sebelah kiri putus, ketemu di selokan. Jadi sempat kepisah kakinya, baru ketemu ketika dibawa ke rumah sakit, waktu dibawa (ke rumah sakit) itu masih belum (meninggal)," tutur Nabila kembali.

Satu korban akhirnya disebut Kasatlantas Polres Malang atas nama Ditha Farika Aprilia meninggal dunia saat perawatan di rumah sakit. Sedangkan suami dan anaknya masih dirawat karena mengalami luka berat.

"Info dari saksi ini korban (satu keluarga) keluar mau ke pasar, baru keluar gang, jalan melipir, saat keluar dari permukiman langsung terkena imbasnya. Keseret motornya dari atas habis keluar gang," ungkap AKP Adis Dani Garta.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya