Wapres melanjutkan tausiyahnya tentang hukum alam yang ada dalam Al-Qur'an. "Bedanya orang gak bisa milih. Yang melanggar pasti kena akibatnya harus sesuai hukum Allah. Artinya gak ada pilihan. Tapi kalo hukum syariah boleh milih mau menjalankan silakan mau tidak menjalankan silakan."
"Cuma nanti tunggu akibatnya saja yang mau beriman silakan yang tidak beriman. Jadi boleh milih, kalau hukum syariah boleh milih karena itu kita punya otak untuk memilih. Kalau dia terjun ke laut gak pake perahu dia tenggelem," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)