Tiba di perbatasan Bebante dan Jorong, terang dia, dua pemuda Bebante berteriak sambil mencaci maki. Bahkan mereka pun sampai melempar masjid dengan batu yang ketika itu orang sedang mengaji.
Ulah pemuda Bebante itu lantas menyulut emosi dan amarah warga atau pemuda yang ada di Dusun Jorong. Masyarakat Jorong sempat berupaya ingin menyerang balik pemuda Dusun Bebante tersebut. Tapi pihak kepolisian dengan sigap mengamankan situasi.
Kasi Humas Polres Lotim Iptu Nikolas Oesman mengatakan situasi mulai kondusif setelah aparat kepolisian dan Sabara Polres Lombok Timur turun ke lokasi kejadian.
Atas kejadian itu, jelasnya, polisi mengamankan 10 orang untuk dimintai keterangan. "Dan alhamdulillah kondisinya sudah kondusif," tutupnya.
(Fakhrizal Fakhri )