BOGOR - Sebanyak 13 warga yang diduga keracunan makanan massal di wilayah Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor, masih dirawat. Mereka dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Bogor.
"Update pukul 16.30 WIB, data rawat inap 13 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangannya, Rabu (5/6/2024).
Adapun rinciannya, 8 orang dirawat di RS Ummi, 3 orang di RS Juliana, 1 orang di RS Vania, dan 1 orang di RS Melania. Sedangkan, untuk di Puskesmas Cipaku sudah tidak ada warga yang dirawat.
"Data rawat inap di Puskesmas Cipaku nol kasus," tambahnya.
Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium baik dari sampel makanan, muntahan maupun fases para pasien untuk memastikan penyebab kejadian ini. Termasuk memastikan penyebab salah satu warga yang meninggal dunia.
"(Hasil uji lab) belum (keluar)," pungkasnya.
Sebelumnya, puluhan warga Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor diduga keracunan makanan massal sejak Senin 3 Juni 2024. Hingga saat ini, tercatat jumlahnya mencapai 94 orang dan satu orang di antaranya meninggal dunia.
(Fakhrizal Fakhri )