Heboh Emak-Emak di Depok Ngaku Malaikat, Minta Rp1 Juta ke Rumah-Rumah untuk Menebus Dosa

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis
Jum'at 14 Juni 2024 21:11 WIB
Share :

DEPOK - Viral emak-emak berpakaian rapih membikin resah warga RW 9 Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Kota Depok dengan memaksa minta ke setiap rumah pintu ke pintu.

Warga setempat bernama Zahro Qolbu (22) menjadi salah satu korban emak-emak yang mengaku dari Pandeglang, Banten dan mengaku malaikat. Menurutnya emak-emak itu telah berkali-kali menghampiri rumahnya bahkan yang terakhir itu sebelum viral meminta Rp1 juta.

"Sebelum dia pergi dia ngomong katanya saya berdosa, karena dia malaikat, mau tebalikin rumah saya," kata Zahro kepada wartawan, Jumat (14/6/2024).

"Yang ingin saya tekankan dia berani gini karena gak ada laki-laki, terus minta sejuta berkali-kali, ngata-ngatain saya sebagainya. Saya lupa tapi dia bilang 2 minggu sekali kesini, kata dia itu jarang. 6-7 kali itu ada," tambahnya.

Zahro mengatakan bahwa emak-emak meresahkan itu meminta dengan jumlah yang bervariasi puncaknya Rp1 juta dan diviralkan.

"Ngga sih baru kemarin aja, jadi kalau di kasih Rp30 ribu minta Rp70 ribu, dikasih Rp50 ribu minta Rp200 ribu," ujarnya.

Zahro memastikan warga sekitar tak ada yang kenal dengan emak-emak itu dan selalu mengaku dari Pandeglang, Banten. Menurutnya emak-emak itu meminta-minta seperti pengemis untuk pulang ke kampungnya.

"Ngga ada yang kenal, dia bilang selalu dari pandeglang. Iya ngaku malaikat rasul utusan Allah. Buat pulang ke Pandeglang," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Urusan (Kaur) Humas Polres Metro Depok, Iptu Made Budi menyebut bahwa seorang ibu minta-minta setengah memaksa yang bikin resah warga RW 9 Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok telah lebih dari tujuh kali menyambangi rumah korban. Ia menyebut seorang ibu itu mengaku berasal dari Pandeglang, Banten.

"Binmas Polsek Pancoran Mas sudah mendatangi rumah korban. Iya (ibu-ibu) mengaku dari Pandeglang. 7 kali ke rumah ibu itu," kata Made saat dikonfirmasi, Jumat (14/6/2024).

Made menambahkan bahwa ibu-ibu itu kerap meminta-minta ke rumahnya lantaran kerap dikasih oleh bapak pemilik rumah. Namun, aksinya yang ke delapan tidak dikasih kemudian memaksa.

"Dikasih terus sama si bapaknya, namun yang kedelapan tidak dikasih," ujarnya.

Lebih lanjut, Made menyebut bahwa korban pemilik rumah enggan memberikan uang kepada ibu itu dan meminta untuk pergi dengan ancaman akan dilaporkan ke ketua RT setempat.

"Pada saat itu si pemilik rumah tidak mau memberikan uang kepada ibu-ibu tersebut dan meminta untuk pergi dan kalau tidak pergi akan dilaporkan ke ketua RT. Setelah tau mau dilaporkan, ibu tersebut merasa takut dan pergi," ungkapnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya