Amerika Serikat pada bulan Mei menghentikan pengiriman bom seberat 2.000 pon dan 500 pon karena kekhawatiran atas dampak yang mungkin ditimbulkan di daerah padat penduduk di Gaza dalam perang yang dimulai dengan serangan lintas perbatasan Hamas yang mematikan pada 7 Oktober. Namun Israel masih akan menerima persenjataan AS lainnya senilai miliaran dolar.
“Pada akhirnya kami sedang berdiskusi untuk menemukan resolusi,” kata pejabat senior AS yang tidak mau disebutkan namanya.
“Tetapi saya pikir presiden telah menyatakan kekhawatirannya mengenai pengiriman tersebut, dan itu adalah kekhawatiran yang sangat beralasan,” lanjutnya.
Pejabat tersebut mengakui adanya “kemacetan” dalam beberapa pengiriman senjata ke Israel namun menghubungkan hal tersebut dengan “sistem birokrasi yang rumit” dalam menyetujui bantuan militer dan bukan adanya perlambatan yang disengaja.
(Susi Susanti)