Sementara itu, Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Suharyono mengatakan, hasil autopsi korban Afif yang ditemukan mengambang di sungai tepat di bawah jembatan Kuranji, Padang, akibat tulang iga menusuk paru-paru.
“Ada patah tulang punggung bagian iga kiri belakang sebanyak 6 yang patah. Kemudian dari patahan itu menusuk paru-parunya sebelah kiri robek 11 centimeter. Itu penyebab kematiannya,” ujar Suharyono, Minggu (30/6/2024).
Kemudian dari visum luar ditemukan lecet-lecet dan luka memar pada tubuh, karena motornya jatuh. Kemudian setelah jatuhnya Afif Maulana diduga melompat dari jembatan ke sungai.
“Kemudian ada lebam, jadi yang disampaikan pihak tertentu adalah lebam, itu lebam mayat. Lebam mayat muncul karena sembilan jam sejak korban jatuh ke sungai sampai ditemukan pukul 11.55 WIB,” ujar Kapolda.
Berdasarkan keterangan ahli forensik dari polisi dan dokter umum, lebam mayat itu bisa terjadi kalau sudah sembilan jam setelah kematian korban.
“Keterangan itu sudah didengar dari berbagai lembaga kemarin,” katanya.
(Awaludin)