Keluarga Minta Percakapan Wartawan Korban Pembakaran dengan Oknum Anggota TNI Dibuka

Riana Rizkia, Jurnalis
Jum'at 12 Juli 2024 17:01 WIB
Keluarga wartawan yang tewas dibakar meminta Mabes TNI mengusut dugaan keterlibatan oknum anggotanya. (Foto: Riana Rizkia)
Share :

JAKARTA - Pihak keluarga meminta agar percakapan antara Rico Sampurna Pasaribu dengan terduga pelaku pembakaran rumah dibuka. Irvan Saputra selaku kuasa hukum anak almarhum Rico mengatakan bahwa terduga dalang pembakaran rumah almarhum merupakan oknum anggota aktif di TNI.

Setelah peristiwa pembakaran rumah, kata Irvan, telepon Rico tidak ditemukan. Padahal di sana tercatat aktivitas komunikasi almarhum sebelum kejadian.

"Sama handphone, handphone dari almarhum ini kita tidak tahu di mana. Harapan kita adalah dibuka hasil percakapan," kata Irvan di Puspom Angkatan Darat, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2024).

"Jejak komunikasi almarhum ini ke mana-mana saja, jadi itu bisa buat terang kasus ini. Sampai sekarang kita belum dapat laporannya, autopsinya belum," sambungnya.

Irvan bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) memberikan pendampingan untuk keluarga korban, dan telah melaporkan terduga pelaku ke Puspom Angkatan Darat.

"Hari ini datang ke puspomad itu untuk membuat laporan secara resmi terkait dugaan tindak pidana pembunuhan berencana atau pembunuhan dan atau juga pembakaran yang diduga ada keterlibatan dari anggota TNI," ucap Irvan Saputra.

Sebelumnya diberitakan, rumah seorang wartawan bernama Riko Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, terbakar pada Kamis, 27 Juni 2024 lalu. Sempurna Pasaribu dan tiga anggota keluarganya, yakni sang istri, satu anak dan seroang cucunya tewas dalam kebakaran tersebut.

Polisi awalnya menyebut insiden tersebut murni kebakaran. Namun belakangan Polisi menyebut insiden itu terjadi karena dibakar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya