SIMALUNGUN - Satu unit mobil Toyota Agya bernomor polisi BK 1641 MT, terperosok ke jurang dengan kedalaman sekitar 3 meter di KM 46,5-47 Jalan Lintas Umum Siantar-Parapat, tepatnya di Huta Sait Dolok Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara pada Jumat, 12 Juli 2024 kemarin.
Tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tunggal itu. Namun empat orang penumpang mobil mengalami luka-luka.
Kapolsek Parapat, Iptu Rino Heriyanto, mengatakan saat insiden itu terjadi, mobil Toyota Agya berwarna putih itu tengah dikemudikan oleh Jumalianto (49), seorang pedagang dari Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Jumalianto sendiri mengalami luka pada kaki kiri namun tidak memerlukan perawatan medis.
Penumpang lainnya dalam mobil tersebut adalah Suheriana (45), seorang ibu rumah tangga yang mengalami luka pada pipi kanan dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Parapat. Ramadhani (25), wiraswasta, mengalami nyeri di bahu kiri dan luka di punggung kaki kanan.
Serta Rido Andika Putra (16), seorang pelajar, mengalami luka pada punggung belakang kiri. Keduanya juga dirawat di rumah sakit yang sama.
"Total kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 30.000.000. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, faktor manusia, kendaraan, cuaca, dan kondisi jalan turut mempengaruhi terjadinya kecelakaan. Pengemudi dalam kondisi sehat, mobil memenuhi standar keselamatan, cuaca cerah, dan jalan merupakan jalan provinsi dengan kondisi aspal hotmix," kata Iptu Rino usai memimpin proses evakuasi mobil tersebut, Sabtu (13/7/2024).