JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi memastikan evakuasi terhadap satu orang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial DU yang tewas di Bangladesh akan dilakukan sebaik mungkin. Kemlu RI telah berkomunikasi dengan keluarga terkait pemulangan jenazah.
“Dari pihak Indonesia, dari pihak kita Kemlu sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga, dari Kemlu dan juga dengan Duta Besar kita di Dhaka terus melakukan komunikasi untuk bagaimana dapat melakukan evakuasi sebaik mungkin,” kata Retno di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/8/2024).
Retno menjelaskan, WNI tewas setelah menghirup banyak asap dalam hotel yang terbakar itu. "Beliau dari keterangan medis dikatakan beliau banyak sekali menghirup asap akibat kebakaran tersebut,” ujarnya.
Retno menambahkan, pihaknya sempat mengalami kesulitan berkomunikasi dengan KBRI di Dhaka. Tetapi, lanjut dia, hari ini komunikasi telah bisa dilakukan antara Kemlu RI dan KBRI di Dakka.
"Beberapa kali dengan KBRI kita di Dhaka sempat mengalami masalah komunikasi karena dalam beberapa kali off, tidak bisa dihubungi, tetapi beberapa hari ini sudah dapat berkomunikasi dengan baik,” jelasnya.
Sebelumnya, seorang WNI inisial DU meninggal di tengah kerusuhan di Bangladesh pada hari Senin Keduataan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dhaka telah menerima informasi bahwa DU meninggal dunia di Jashore, Bangladesh .
DU meninggal dunia akibat menghirup terlalu banyak asap karena hotel tempat korban menginap terbakar di tengah-tengah kerusuhan. DU baru saja tiba di Bangladesh pada 1 Agustus 2024 untuk kunjungan bisnis.
(Qur'anul Hidayat)