“Pemerintah diharapkan dapat memastikan bahwa semua pejabat publik berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan transparan, serta menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga Pemerintah,” ungkapnya.
Ketidakakuratan informasi dari pejabat publik dinilai dapat berakibat fatal bagi citra lembaga Pemerintah karena dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Apalagi antara Benny dan pihak kepolisian terkesan saling menyalahkan.
“Pejabat pemerintahan jangan buat gaduh dengan pernyataan dan kebijakannya karena akan membingungkan masyarakat. Bagaimana rakyat mau percaya kalau pemimpin negaranya malah gaduh sendiri,” tukas Didik.
Sementara dalam upaya mencegah anak-anak dan remaja terlibat pada judi online, Didik menyebut perlu ada penerapan sistem pemantauan dan pengawasan yang lebih ketat.
"Penerapan sistem pemantauan dan pengawasan yang lebih ketat juga sangat diperlukan untuk memastikan bahwa anak-anak tidak dapat dengan mudah mengakses situs-situs judi online,” ucapnya.
Di sisi lain, Didik menilai penting pula Pemerintah memastikan bahwa program pendidikan anak mencakup aspek-aspek yang berkaitan dengan informasi tentang bahaya dari judi online.
“Saya yakin Polisi kita harusnya mampu mengungkap dan menangkap bandar besarnya, meskipun judol ini bisa dianggap kejahatan yang shopisticated dalam modus operandinya melalui berbagai layer dan jaringannya,” tutup Didik.
(Qur'anul Hidayat)