Kebakaran 8.000 Ton Batubara di Muarojambi Sulit Dipadamkan

Azhari Sultan, Jurnalis
Kamis 08 Agustus 2024 15:01 WIB
Kebakaran ribuan ton batubara di Jambi sulit dipadamkan (Foto : Istimewa)
Share :

MUAROJAMBI - Teriknya matahari di musim kemarau saat ini, makin memperparah upaya tim gabungan TNI-Polri serta BPBD dan Manggala Agni dalam memadamkan api yang membakar hingga 8.000 ton batubara milik PT Bumi Borneo Inti (BBI) di Desa Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Jambi.

Meski sudah menggunakan alat berat untuk mengurai batubara serta pompa air dari mobil BPBD, namun bongkahan panas dari batubara belum mampu dipadamkan.

Ferdinand, salah seorang perwakilan pihak perusahaan mengaku kesulitan memadamkan api dari tumpukan stockpile batubara.

"Lahan (stockpile batubara) ini terbakar sejak musim kemarau ini. Awalnya (api) kecil sejak beberapa waktu lalu. Untuk seluruhnya ada sekitar 7.000 sampai 8.000 ton," ujarnya, Kamis (8/8/2024).

Petugas gabungan TNI-Polri, BPBD dan Manggala Agni serta dibantu masyarakat sudah berjibaku memadamkan api.

"Ya intinya memang sulit dipadamkan. Jadi kalau panas itu kita siram, sebentar memang padam tapi beberapa hari kemudian timbul lagi," jelas Ferdinan.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati, tim BPBD kemudian TNI-Polri, Manggala Agni sehingga ini bisa terbantu.

"Sekali lagi kami berharap ini bisa cepat selesai padamnya sehingga tidak menggangu aktivitas warga," imbuh Ferdinan.

Kapolsek Sungaigelam, Iptu Usaha Sitepu juga mengatakan hingga kini api masih belum bisa dijinakkan petugas.

"Kami tim gabungan TNI-Polri bersama BPBD Muarojambi dan masyarakat sudah berupaya memadamkan api, bahkan dengan menggunakan alat berat," tuturnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya