Heboh Air Minum Kemasan di Tangsel Kotor, Begini Fakta Sebenarnya!

Hambali, Jurnalis
Rabu 14 Agustus 2024 13:09 WIB
Ilustrasi Air Minum Kemasan di Tangsel/ Freepik
Share :

TANGSEL - Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) hasil kerjasama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perseroda PITS menuai keluhan masyarakat. Hal itu disebabkan adanya kontaminasi kotoran dalam beberapa produk yang ditemukan. Air minum dalam kemasan botol plastik itu dijual di pasaran dengan beragam ukuran, yakni 330 mililiter (ML) dan 600 ML.

Dalam kemasan, terpasang label yang mencantumkan sejumlah informasi produk, termasuk barcode, keterangan halal, BPOM, hingga SNI. Namun setelah dicek, ternyata label halal, SNI, dan BPOM yang terpasang pada kemasan adalah bentuk dummy atau tiruan. Padahal produk tersebut telah cukup lama dipasarkan di sejumlah toko swalayan.

"Pada saat audit SNI dan halal, dan BPOM, jadi pada saat diaudit kita harus bikin produknya dulu, harus ada tampaknya dulu nih. Maka nya pada saat itu dibikinlah label yang sementara, di sini kan nggak ada ya SNI, halal juga nggak ada nomornya, padahal kita udah ada. Cuman ini masih pakai label yang lama," ujar PIC AMDK Perseroda PITS, Fauzi Akbar, Rabu (14/8/2024).

Dia mengklaim bahwa hasil audit dari SNI, halal dan BPOM telah terbit pada sekira Januari-Februari 2024 lalu sehingga tak terlalu bermasalah jika langsung dipasarkan. Namun di sisi lain, Fauzi juga mengakui bahwa izin edar dari BPOM masih dalam proses.

"Memang kalau izin kan itu lagi proses, kita kan baru selesai audit nih, hasil auditnya udah ada, udah keluar hasilnya B. Jadi ibaratnya hasil audit itu adalah surat tanda lulus sementara," jelasnya.

Beberapa kandungan air dalam botol kemasan yang dipasarkan itu berwarna tak jernih. Secara kasat mata terlihat ada butiran kecil yang menyebar di dalamnya. Pihak Perseroda PITS sendiri telah mengambil sampel guna melakukan evaluasi.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya