Dia mengaku pada kejadian pemalakan kelima kalinya, tersangka tidak memberi uang, dan dia menjanjikan lain kali. Nah puncaknya, pelaku bertemu dengan korban di sebuah persimpangan Desa Bunga Mayang, saat itu tersangka Beben mengaku sedang mengantarkan barang jualan ibunya ke sekolahan.
Pada kejadian Jumat 30 Agustus 2024 pagi itu, korban kembali memalak. Pelaku semakin kesal saat itu korban menantang berkelahi dan meludah serta mendorong kepala, sambil berkata kasar.
"Kalau tidak meludah wajah, dan mendorong, mungkin saya tidak sampai hati menghabisi dia," pungkasnya.
(Awaludin)