"Kita mungkin tidak akan memiliki negara lagi. Ini mungkin pemilihan terakhir kita,” tambahnya.
Harris juga menuduh Trump mengancam demokrasi di masa lalu. Bulan lalu, Harris mengatakan bahwa Trump ingin menjadi seorang otokrat.
"Saya tidak akan bersikap ramah kepada para tiran dan diktator seperti Kim Jong-Un, yang mendukung Trump karena mereka tahu dia mudah dimanipulasi dengan sanjungan dan bantuan," klaim calon dari Partai Demokrat tersebut.
"Mereka tahu Trump tidak akan meminta pertanggungjawaban para otokrat karena dia ingin menjadi seorang otokrat,” tambahnya.
(Susi Susanti)