Ong ditangkap tahun lalu bersama Iswaran tetapi belum didakwa atas pelanggaran apa pun. Awalnya, ia dijadwalkan untuk bersaksi sebagai saksi penuntut dalam persidangan Iswaran.
Pada Maret lalu, Iswaran dikenai delapan dakwaan tambahan yang menuduhnya memperoleh barang-barang seperti sepeda Brompton, seperangkat tongkat golf, dan wiski dari tokoh lain yakni bos perusahaan konstruksi Lum Kok Seng.
Perusahaan Lum terlibat dalam sejumlah proyek infrastruktur pemerintah di seluruh Singapura, yang diberikan saat Iswaran menjabat sebagai Menteri Transportasi. Ia juga belum didakwa. Saat menjabat di pemerintahan, Iswaran memegang beberapa jabatan di kantor perdana menteri. Yakni urusan dalam negeri, komunikasi, dan yang terbaru, kementerian transportasi. Namun, selama masa tugasnya yang panjang di kementerian perdagangan dan industri, ia menjadi terkenal, memainkan peran dalam mengembangkan lanskap pariwisata Singapura pada akhir tahun 2000-an dan 2010-an.
Saat itu pemerintah menggelontorkan sumber daya yang besar dan merayu miliaran investasi asing untuk membangun kasino, hotel, tempat wisata, dan acara seperti Grand Prix F1.
(Susi Susanti)