Pada saat ayahnya menerima uang tersebut, ayah korban kebingungan karena uangnya bertambah sebesar Rp1.000, di mana pada saat ayah korban menyuruh untuk membeli rokok hanya memberi uang kepada korban sebesar Rp7 ribu.
"Ayah korban langsung bertanya kepada korban uang Rp 1.000 ini dari mana dapatnya, korban menjawab kalau uang tersebut diberikan oleh tersangka. Setelah mendengar perkataan tersebut ayah korban langsung bertanya lagi kepada korban " Nak jujur ada apa", lalu korban langsung menceritakan semuanya bahwa dia telah dirudapaksa oleh tersangka," bebernya.
"Korban mengaku dirudapaksa tersangka sebanyak dua kali, dan ayah korban langsung terkejut mendengar perkataan korban dan langsung membawa korban ke kantor polisi dan membuat laporan," katanya.