"Kemudian, datang pertolongan dari masyarakat dengan upaya memadamkan api dengan cara manual dengan ember. Namun, bahan bangunan yang mudah terbakar dan rumah rapat, api menjalar lainnya hingga hangus terbakar," ujar Bungaran.
Penyebab kebakaran, sambungnya, diduga akibat korsleting arus listrik hingga merembes ke lantai atau ke dinding rumahnya yang terbuat dari papan kayu.
Kobaran api pun dapat dipadamkan sekira pukul 13.30 WIB oleh 2 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Toba. Berdasar data yang terkumpul sementara, tidak ada korban jiwa atas kebakaran tersebut, namun kerugian material berkisar Rp2 miliar.
(Angkasa Yudhistira)