INDRAMAYU - Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Indramayu telah mengevakuasi empat jenazah anak buah kapal (ABK) dari KM Safinatun Rozak GT 29. Korban ditemukan tak bernyawa saat kapal mereka terbalik di perairan Kalimantan.
Keempat ABK yang ditemukan tewas adalah Wahyudi (44) selaku nahkoda, Topik (45), Saidi (39), dan Dasuki (41). Keempatnya merupakan warga Kabupaten Indramayu.
Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengurus dan pemilik kapal untuk melakukan proses evakuasi dari perairan Karangsong.
"Kami juga berkoordinasi dengan pihak ambulans untuk proses evakuasi jenazah. Proses evakuasi jenazah dari perairan Karangsong berjalan aman, lancar, dan terkendali," ujar Asep, Minggu (2/2/2025).
Asep menyatakan, keluarga dari keempat korban meninggal dunia telah menerima penyebab kematian dan memohon agar pemulangan jenazah dapat dipercepat. Saat ini, keempat jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dapat dimakamkan.
"Mereka (keluarga) juga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban, yang dikuatkan dengan surat pernyataan penolakan autopsi dari pihak keluarga," ujar Asep.
Di sisi lain, Asep mengungkapkan, kapal yang dinakhodai oleh Wahyudi, warga Desa Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu itu sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Perikanan Karangsong pada Sabtu, 25 Januari 2025, dengan membawa 11 orang kru.
"Pada tanggal 30 Januari 2025 sekitar pukul 02.00 WIB, kapal sedang berlabuh jangkar. Kemudian diketahui mesin kapal terendam air akibat hantaman ombak. Tak lama kemudian, datang lagi ombak dan menghantam kapal sebanyak tiga kali hingga menyebabkan kapal kemasukan air dan terbalik," ungkap Asep.
Dalam peristiwa tersebut, Nakhoda Wahyudi turut menjadi korban meninggal bersama tiga ABK lainnya, yaitu Topik, Saidi, dan Dasuki. Sementara itu, enam ABK lainnya berhasil selamat, yakni Karno, Kasan, Rohidin, Suwandi, Suwarno, dan Wartono.
"Namun, satu ABK bernama Bagus Andriyana hingga saat ini masih belum ditemukan," ucap Asep.
(Arief Setyadi )