Bahkan, menurutnya kejadian politik itu pasti menggemparkan. Sebab, dipicu dari suara-suara keresahan masyarakat dan mahasiswa.
"Satu kejadian yang pasti menggemparkan, (setelah 17 Agustus) tapi gak mungkin suara kebahagiaan (hari kemerdekaan) itu diperpanjang kalau suara emak-emak, suara BEM masih berisik. Berisiknya itu, menuntut konsekuensi dari kondisi itu terhadap perubahan politik," katanya.
Meski tak diucapkan secara eksplisit bersih-bersih orang Jokowi, Rocky pun menilai peristiwa itu akan berjalan seperti itu.
"(Bersih-bersih orang Jokowi?) Ya pada sendirinya begitu. Ya masa ampasnya didiamin, piring dicuci kan mesti ada tempat sampah," katanya.
Sementara Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah reshuffle kabinet kali ini merupakan upaya untuk “bersih-bersih” "orang" Jokowi.