Jalan Ditutup dan Tak Ada Solusi, Warga Penjaringan Ancam Geruduk Kantor CMNP!

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 26 November 2025 08:05 WIB
Proyek pembangunan Tol Harbour Road II Ancol menutup jalan (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA – Warga RW 013 Penjaringan, Jakarta Utara, yang terdampak proyek pembangunan Tol Harbour Road II Ancol mengaku kecewa setelah pihak PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) tidak hadir dalam pertemuan lanjutan yang sebelumnya telah disepakati. Padahal, pihak CMNP berjanji akan menemui warga, pada Selasa 25 November 2025.

Pertemuan hari ini merupakan tindak lanjut dari mediasi antara warga dan CMNP yang digelar pada Senin (24/11). Namun ketidakhadiran pihak CMNP membuat kemarahan warga kian memuncak, hingga muncul ancaman untuk menggeruduk kantor CMNP.

Dalam pertemuan sebelumnya, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satunya permintaan agar akses Jalan Utama Rawa Bebek Selatan—yang kini ditutup total akibat pembangunan tol—dibuka kembali.

“Hingga hari ini belum ada solusi untuk penutupan akses jalan warga oleh CMNP,” lanjutnya.

 

Rohim menjelaskan, bahwa penutupan jalan utama bukan hanya mematikan mata pencaharian warga, tetapi juga mengancam keselamatan karena akses ambulans dan pemadam kebakaran menjadi terhambat. Saat ini, Jalan Rawa Bebek Selatan hanya bisa dilewati satu motor.

Selain itu, warga meminta CMNP mempertimbangkan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM yang kini lumpuh total akibat penutupan jalan tersebut.

“Bagaimana aksesnya kalau ada warga yang lahiran, sakit, atau terjadi kebakaran? Jangankan mobil, motor saja susah lewat. Kemarin disampaikan aspirasi, tapi hari ini tidak ada eksekusi. Saya kecewa,” ujar Rohim.

Sementara itu, LMK RW 013 Endang Wijaya Diharja menegaskan bahwa agenda pertemuan hari ini seharusnya membahas pembukaan akses yang menjadi kebutuhan mendesak warga.

“Padahal kesepakatan kemarin membahas soal akses: mana yang dibuka, mana yang ditutup, dan jalur mana yang bisa dilewati ambulans dan pemadam kebakaran. Tapi itu tidak disampaikan. Menurut saya, pertemuan tadi pagi itu mentah, omon-omon saja, tidak ada hasilnya,” kata Endang.

“Kita di sini punya pelaku usaha, ada dampak ekonomi dan sosial. Itu zalim kalau tidak dipikirkan CMNP. Tidak ada solusinya,” tegasnya.

 

Endang mendesak CMNP segera menemui warga dan memberikan solusi. Jika tidak, warga akan menggelar aksi.

“Kalau aspirasi tidak ditindaklanjuti, warga akan turun aksi. Kita geruduk kantor CMNP, ke Istana Presiden, bahkan ke Balai Kota,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Cakas selaku tim pembebasan tanah (land acquisition) Proyek Harbour Road II dari CMNP menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirim perwakilan untuk menemui warga hari ini. Ia menegaskan bahwa CMNP tetap berkomunikasi dengan tim untuk memantau perkembangan di lapangan.

“Untuk survei, CMNP sudah diwakili oleh Konsultan MK dan Tim Satgas Kolong Tol yang juga ikut dalam dialog kemarin. Saya sendiri ada tugas yang harus saya selesaikan dalam koordinasi dengan BPN,” kata Cakas kepada wartawan.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya