Kyai Zulfa juga menyampaikan agenda besar PBNU berikutnya, yakni Konferensi Besar PBNU dan peringatan 1 Abad NU secara masehi di Gelora Bung Karno pada 31 Januari 2026. Ia menunjuk Khofifah Indar Parawansa sebagai ketua panitia, dan acara ini akan dihadiri seluruh pengurus dari pusat hingga ranting.
Selain itu, ia menegaskan percepatan penataan administratif organisasi, termasuk penyelesaian SK kepengurusan yang disebutnya krusial untuk layanan-layanan organisasi.
“Saya akan mempercepat seluruh SK yang sempat terkendala teknis,” ujarnya.
Agenda penting lainnya adalah percepatan muktamar. Kyai Zulfa berkomitmen mengawal amanat tersebut agar muktamar berjalan bersih, beradab, dan bebas dari politik uang.
“Kita siapkan muktamar secepat-cepatnya, seadil-adilnya, sebersih-bersihnya, dan sejujur-jujurnya. Kita kembalikan keadaban NU,” tegasnya.