Ketika banjir tidak terjadi pada 26 Desember, Eshun bersikeras bahwa doanya dan puasa selama tiga minggu telah membujuk Tuhan untuk menunda bencana tersebut.
“Tuhan menyatakan penebusan. Saya telah berdoa. Saya telah berpuasa. Saya telah berdonasi. Dan saya telah membangun. Melalui doa-doa saya, saya menerima visi lain,” kata Eshun dalam pesan yang tersebar luas, sebagaimana dilansir RT.
“Setelah permohonan itu, Tuhan telah memberi kita lebih banyak waktu untuk membangun bahtera tambahan, di luar 10 bahtera yang akan membawa kita semua,” tambahnya.
Beberapa hari kemudian, ia muncul di atas panggung dalam konser rapper Ghana, Sarkodie, dan mendesak penonton untuk bersukacita karena akhir dunia telah ditunda.