“… Kami bertekad memberikan senjata mutakhir kepada rakyat Ukraina saat mereka melawan,” ujar Menteri Pertahanan John Healey dalam pernyataannya.
Luke Pollard, Menteri Kesiapan Pertahanan dan Industri, menegaskan bahwa Eropa yang aman membutuhkan Ukraina yang kuat. Rudal jarak jauh baru Inggris ini “akan membuat Ukraina tetap dalam pertempuran.”
“Proyek ini bertujuan agar tiga tim industri masing-masing mendapatkan kontrak pengembangan senilai £9 juta (Rp203 miliar) untuk merancang, mengembangkan, dan mengirimkan tiga rudal pertama mereka dalam waktu 12 bulan untuk uji tembak,” tambahnya.
(Rahman Asmardika)