Prasetyo pun menegaskan dengan beroperasinya refinery Balikpapan diharapkan mampu menekan impor bahan bakar minyak (BBM) sehingga mengurangi beban devisa negara.
“Dengan hari ini diresmikannya refinery di Balikpapan, itu akan mengurangi devisa yang keluar,” tambahnya.
Setelah agenda di Balikpapan, Prasetyo menyebut Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke IKN, Kalimantan Timur.
“Mohon doa restu, selanjutnya dari Balikpapan akan menengok ke IKN,” pungkas Prasetyo.
(Arief Setyadi )