3. Aceh
Provinsi Aceh menjadi wilayah yang terdampak bencana cukup parah. Hingga kini, korban meninggal sebanyak 551 orang, sementara 28 orang masih dinyatakan hilang.
“Untuk Aceh, per 14 Januari, 551 yang wafat. Sementara yang hilang 28 orang,” kata Tito.
Aceh juga tercatat memiliki 21 desa yang hilang akibat bencana. Beberapa pasar belum dapat beroperasi lantaran persoalan lumpur yang belum ditangani secara maksimal.
“Pasar-pasar, rusak berat 11, sedang 11, 9 rusak ringan. Yang rusak berat itu artinya sama sekali enggak bisa dipakai. Inilah terutama karena lumpur. Lumpur memang jadi masalah nomor satu di sana,” katanya.
Perihal listrik, ada beberapa daerah di Aceh yang perlu mendapat perhatian serius, seperti Kabupaten Nagan Raya, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah. Tito mengatakan pemulihan Aceh membutuhkan bantuan tambahan personel serta alat berat.
(Arief Setyadi )