SBY: Sangat Mungkin Perang Dunia Ketiga Terjadi!

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Senin 19 Januari 2026 13:39 WIB
SBY: Sangat Mungkin Perang Dunia Ketiga Terjadi!
Share :

JAKARTA – Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku mengikuti perkembangan dunia selama tiga tahun belakangan ini. Terlebih dinamika global yang terjadi beberapa beberapa waktu lalu.

“Sebagai seseorang yang puluhan tahun memperhatikan dan mendalami geopolitik, perdamaian dan keamanan internasional, serta sejarah peperangan dari abad ke abad, terus terang saya khawatir,”ujar SBY dikutip dari akun X @SBYudhoyono, Senin (19/1/2026).

‘’Cemas dan khawatir kalau sesuatu yang buruk akan terjadi. Cemas kalau dunia mengalami prahara besar. Apalagi kalau prahara besar itu adalah Perang Dunia Ketiga,’’sambungnya..

SBY menyebut, perang dunia ketiga bisa saja terjadi melihat situasi geopolitik belakangan ini, namun perang tersebut bisa dicegah.

“Sangat mungkin Perang Dunia Ketiga terjadi. Meskipun, saya tetap percaya hal yang sangat mengerikan ini bisa dicegah. Tapi, day by day, ruang dan waktu untuk mencegahnya menjadi semakin sempit,”ujarnya.

“Situasi dunia menjelang terjadinya Perang Dunia Pertama (1914-1918) dan Perang Dunia Kedua (1939-1945) memiliki banyak kesamaan dengan situasi saat ini,”lanjutnya.

SBY memberi contoh munculnya pemimpin-pemimpin kuat yang haus perang, terbentuknya persekutuan negara yang saling berhadapan, pembangunan kekuatan militer besar-besaran termasuk penyiapan ekonomi dan mesin perangnya, serta geopolitik yang benar-benar panas.

“Sejarah juga mencatat, bahwa meskipun sudah ada tanda-tanda nyata bakal terjadinya perang besar, tetapi sepertinya kesadaran, kepedulian, dan langkah nyata untuk mencegah peperangan itu tidak terjadi. Mengapa?,” tanya SBY.

“Mungkin bangsa-bangsa sedunia tidak peduli, atau tidak berdaya, atau mungkin tidak mampu untuk mencegahnya,”ujarnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya