Ancaman Tarif yang Ditarik Kembali
Trump sebelumnya mengancam akan memberlakukan tarif impor terhadap Denmark dan tujuh negara sekutu NATO lainnya jika tidak bersedia bernegosiasi terkait pengalihan Greenland. Tarif tersebut direncanakan mulai 10 persen bulan depan dan meningkat hingga 25 persen pada Juni.
Namun, setelah pidatonya di World Economic Forum (WEF) Davos, Trump membatalkan ancaman tersebut. Dalam pidatonya, ia sempat menyebut Greenland sebagai wilayah yang penting bagi keamanan global dan menyinggung peran besar AS dalam melindungi Eropa sejak Perang Dunia II.
Pernyataan Trump memicu kekhawatiran di kalangan negara-negara NATO, mengingat ia juga mempertanyakan komitmen aliansi tersebut dalam membela Amerika Serikat jika terjadi konflik.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan bahwa NATO akan membela AS jika diserang. Tak lama setelah pernyataan tersebut, Trump mengumumkan pembatalan tarif.