Cucu Pendiri NU Keluarkan Kertas Posisi Penataan Kepemimpinan PBNU, Apa Isinya?

Fahmi Firdaus , Jurnalis
Jum'at 30 Januari 2026 10:47 WIB
Kiai Abdussalam Shohib/dok PBNU
Share :

Yakni; Supremasi Kepemimpinan Ulama, Pemisahan Tegas Antar Otoritas, Musyawarah Mufakat sebagai Prinsip Mutlak, Kepemimpinan Kolektif-Kolegial, Anti-Kooptasi dan Anti-Politik Transaksional,  Kesinambungan Tradisi dan Keterbukaan Zaman

Adapun arsitektur Kepemimpinan NU, ungkap Gus Salam, struktur kepemimpinan NU disusun dalam satu garis sistemik sebagai berikut yaitu Ahwa, Mustasyar, Majelis Syuriah, Tanfidziyah.

‘’Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda, saling menguatkan, dan tidak saling tumpang tindih," ujarnya.

Menurut Gus Salam, ahwa (Ahlul Halli wal ‘Aqdi) memiliki  kedudukan dan fungsi sebagai lembaga ad hoc Muktamar, bukan lembaga permanen. Sedangkan Mustasyar: Majelis Hukama NU pemegang otoritas moral tertinggi dalam NU.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya