Pramono menambahkan, langkah tersebut telah dilakukan sejak sekitar dua jam sebelumnya dan diharapkan dapat mengurangi tekanan air di sepanjang Sungai Ciliwung yang saat ini mengalami kenaikan debit.
“Mudah-mudahan ini bisa mengurangi tekanan di sepanjang Sungai Ciliwung,” ujarnya.
Meski demikian, Pramono mengakui bahwa permukaan air laut yang masih relatif tinggi membuat aliran air menuju laut sedikit terhambat. Namun, ia memastikan upaya pengendalian akan terus dilakukan.
“Karena permukaan air laut masih cukup tinggi, aliran dari Katulampa masuk secara bertahap. Tapi mulai pagi tadi, sekitar pukul 09.00–10.00 WIB, air pelan-pelan sudah kita dorong ke laut,” tandasnya.
(Awaludin)