Lebih dari 200 Orang Tewas dalam Kecelakaan Tambang Koltan di RD Kongo

Rahman Asmardika, Jurnalis
Sabtu 31 Januari 2026 13:13 WIB
Kecelakaan tambang di Republik Demokratik Kongo menewaskan lebih dari 200 orang. (Foto: AP)
Share :

JAKARTA – Lebih dari 200 orang tewas dalam insiden runtuhan di tambang koltan Rubaya, bagian timur Republik Demokratik Kongo (DRC), menurut seorang pejabat setempat.

Lubumba Kambere Muyisa, juru bicara gubernur provinsi tempat tambang itu berada, mengatakan kepada kantor berita Reuters pada Jumat (30/1/2026) bahwa kematian tersebut terjadi awal pekan ini. Tambang tersebut terletak di daerah yang dikuasai kelompok pemberontak.

Runtuhan terjadi di tambang artisanal dekat kota Rubaya, daerah yang dikenal kaya akan deposit koltan, bijih logam yang digunakan dalam produksi ponsel pintar dan perangkat elektronik lainnya.

Riwayat Kecelakaan

Insiden ini menandai peningkatan tajam jumlah korban jiwa dibandingkan dengan kejadian runtuhan sebelumnya di area pertambangan yang sama pada Juni 2025, ketika setidaknya 12 orang dilaporkan tewas.

 

Pada saat itu, sumber menyebut puluhan penambang berhasil menyelamatkan diri dari lubang tambang ketika runtuh, sementara penyebab insiden tersebut belum segera jelas.

Kecelakaan pertambangan sering terjadi di DRC bagian timur, di mana standar keselamatan sering kali minim dan penambang tradisional bekerja di lubang tambang yang tidak stabil tanpa peralatan pelindung.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya