Lebih jauh, Pramono juga merencanakan pembangunan fly over di ruas Jalan itu sebagai jangka panjang mengatasi banjir. Rencana itu tengah dikaji dengan menurunkan Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
"Karena memang ada yang selalu saya sebut penyelesaian jangka pendek, harus ada penyelesaian jangka menengah panjang. Kalau mau menengah panjang maka dibuat flyover. Karena di tempat ini enggak mungkin, begitu curah hujan 100 saja Sungai Mookervart ini pasti akan melimpah ke jalan yang ada di Daan Mogot," pungkasnya.
(Awaludin)