“Amerika Serikat telah mengusulkan untuk pertama kalinya agar tim negosiasi Ukraina dan Rusia bertemu di Amerika Serikat, mungkin di Miami, dalam waktu seminggu,” kata Zelensky kepada wartawan dalam komentar yang dipublikasikan Sabtu (7/2/2026) pagi.
“Mereka mengatakan bahwa mereka ingin menyelesaikan semuanya pada bulan Juni,” tambahnya, sebagaimana dilansir Gulf Today.
AS telah memediasi dua putaran negosiasi di Abu Dhabi sejak Januari, menengahi pertukaran tahanan besar-besaran tetapi gagal mencapai terobosan dalam isu wilayah.
Baik Moskow maupun Kyiv mengakui pembicaraan berjalan sulit. Zelensky berulang kali menyatakan kekecewaannya karena Ukraina diminta membuat kompromi yang tidak proporsional dibandingkan Rusia.
Ukraina mengusulkan pembekuan konflik di sepanjang garis depan saat ini. Namun Rusia menolak, sementara Washington mendesak Kyiv mengubah lahan yang saat ini dikuasainya di Donetsk menjadi “zona ekonomi bebas” tanpa kendali militer.