JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penambalan sementara terhadap jalan berlubang di Ibu Kota. Upaya ini dilakukan agar tidak membahayakan pengendara yang melintas.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan penambalan sementara ini dilakukan lantaran curah hujan di Jakarta masih terbilang tinggi. Menurutnya, pengerjaan permanen tidak akan maksimal jika dilakukan saat musim hujan.
"Yang sekarang ini memang pengaspalannya sementara. Karakter aspal yang kita punya, atau semua aspal di Indonesia ini, kalau kena air tidak ada yang merekat kuat. Tidak ada. Maka ini sementara," kata Rano saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (9/2/2026).
Ia menambahkan, perbaikan permanen akan dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi DKI melalui Dinas Bina Marga saat musim kemarau, agar jalan yang sudah diperbaiki tidak rusak kembali karena air hujan.
"Jalan-jalan di Jakarta ini cukup banyak yang rusak akibat hujan. Ya, itu memang yang terjadi. Tapi untuk perbaikan semua, kita menunggu musim kemarau," ujarnya.
Sebagai informasi, jalan berlubang di Jakarta telah menyebabkan seorang pelajar SMK Negeri 34 Jakarta, Aldi Surya Putra, tewas dalam kecelakaan di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/2) pagi. Ia mengendarai motor dan diduga sedang berangkat ke sekolah.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengaku telah melihat rekaman CCTV ketika Aldi mengalami kecelakaan tunggal. Aldi melaju dengan kecepatan tinggi lantaran kondisi lalu lintas pada pagi itu sedang sepi.
"Kami sudah memantau hasil CCTV. Penyebab kecelakaan adalah jalanan yang licin dan berlubang lalu dilalui dengan kecepatan tinggi, jadi ini kecelakaannya tunggal," kata Pramono.
Usai kecelakaan, Aldi langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati. Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan makam untuk almarhum di TPU Menteng Pulo.
(Rahman Asmardika)