JAKARTA - Polisi menyatakan bahwa Pesawat Smart Air ditembaki di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Kanibal dan Semut Merah.
"KKB yang dari Yahukimo, KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah," kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Hingga saat ini, Yusuf menegaskan Satgas Operasi Damai Cartenz masih memburu pelaku yang melakukan penembakan terhadap pesawat tersebut.
"Masih diburu," ujar Yusuf.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito mengatakan, Pesawat Smart Air ditembaki dari arah hutan di samping Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, sesaat setelah mendarat. Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT.
"Pada saat mendarat mendapat penyerangan berupa penembakan ke arah pesawat dari arah hutan di samping areal bandara," kata Cahyo.
Pesawat itu membawa 13 penumpang. Pesawat dipiloti Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro. Cahyo mengatakan, akibat penyerangan tersebut, pilot dan kopilot meninggal dunia.
"Pada pukul 13.27 Waktu Indonesia Timur, Polres Boven Digoel telah mendapat informasi adanya korban jiwa akibat penyerangan, yaitu dua orang yang diduga adalah pilot dan kopilot," ujarnya.
(Awaludin)