Artinya, jika biasanya kepadatan terjadi lebih awal, pada Ramadhan arus lalu lintas pagi hari diperkirakan sedikit mundur. Kebijakan WFA serta jam masuk kantor yang lebih siang menjadi faktor pendorong perubahan pola tersebut.
Robby menambahkan, potensi lonjakan kendaraan justru diprediksi terjadi lebih cepat pada sore hari. Masyarakat yang ingin berbuka puasa bersama keluarga disebut akan memicu peningkatan arus kendaraan.
"Sedangkan untuk sore hari kemungkinan besar karena masyarakat kita banyak yang ingin berbuka puasa bersama keluarga maupun family kemungkinan besar di jam 2 maupun jam 3 sore sudah mengalami peningkatan kendaraan yang mengarah ke Bekasi maupun ke daerah Selatan,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)