“China ingin membawa keamanan mereka sendiri,” demikian dilaporkan Dawn mengutip Reuters. Beijing mengirim proposal tertulis merujuk pada perjanjian bilateral yang mengizinkan pengiriman badan keamanan dan pasukan militer untuk misi kontra-terorisme. Khawatir atas kehadiran aktivis Gerakan Islam Turkestan Timur di Gilgit-Baltistan, China ingin melatih polisi setempat di Akademi Kepolisian Xinjiang. “Tidak dapat diterima bagi kami untuk diserang dua kali hanya dalam enam bulan,” kata Duta Besar China untuk Pakistan Jiang Zaidong.
Tujuan utama Beijing adalah agar personel keamanan China beroperasi di Khyber Pakhtunkhwa dan Balochistan melalui perusahaan keamanan gabungan. Kantor Luar Negeri Pakistan membantah laporan bahwa Beijing meminta pembangunan pangkalan militer di Pelabuhan Gwadar untuk melindungi kepentingannya.
(Rahman Asmardika)