"Amerika Serikat memiliki basis militer di berbagai negara tetangga. Kami memiliki hubungan baik dengan negara-negara tetangga kami, tetapi basis militer yang berasal dari suatu negara tertentu tetap merupakan wilayah negara tersebut," sambungnya.
Boroujerdi menyesalkan tindakan rezim Zionis Israel dan Amerika Serikat yang memilih menggunakan basis militer di negara tetangga Iran untuk menyerang negaranya. Menurut dia, hal itu sangat bertentangan dengan hukum internasional sekaligus Piagam PBB.
"Kami sangat menyayangkan penggunaan wilayah negara tetangga oleh AS dan rezim Zionis Israel untuk menyerang kami. Sekali lagi, ini bertentangan dengan hukum internasional dan Piagam PBB, dan kami memiliki hak yang jelas berdasarkan piagam tersebut," tandasnya.
(Awaludin)