Iran Menggelar Pemakaman Massal Siswi yang Tewas dalam Serangan AS‑Israel

Awaludin, Jurnalis
Rabu 04 Maret 2026 06:41 WIB
Makam sedang disiapkan untuk para korban anak-anak serangan Israel-AS (foto: Departemen Media Asing Iran melalui AP)
Share :

Reaksi Dunia Internasional

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengunggah foto kuburan di X, menulis:

"Ini adalah kuburan lebih dari 160 gadis tak berdosa. Tubuh mereka hancur berkeping-keping. Dari Gaza hingga Minab, orang-orang tak berdosa dibunuh dengan kejam."

Kantor Hak Asasi Manusia PBB menyerukan penyelidikan, menyebut gambar-gambar ini sebagai bukti 
“kehancuran, keputusasaan, dan kekejaman konflik.” UNESCO menyatakan keprihatinan, menekankan serangan terhadap sekolah merusak hak atas pendidikan.

Rusia, China, Belarus, dan Turki juga mengecam keras serangan tersebut. Malala Yousafzai, peraih Nobel Perdamaian, menulis bahwa gadis-gadis itu “pergi ke sekolah dengan harapan dan impian, namun hidup mereka diputus secara brutal.”

Sejumlah pejabat AS, termasuk Marjorie Taylor Greene dan Gubernur California Gavin Newsom, menuntut penjelasan atas kematian anak-anak tersebut. Uni Eropa menyerukan semua pihak menahan diri dan melindungi warga sipil.

AS dan Israel: Menghindari Tanggung Jawab

AS dan Israel mengeluarkan pernyataan yang saling bertentangan. Juru bicara Pentagon mengaku “menyadari laporan korban sipil” dan sedang menyelidiki, sementara juru bicara militer Israel menyatakan tidak mengetahui adanya serangan dan menegaskan operasi mereka “sangat akurat.”

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya