JAKARTA - Sistem zonasi Pendidikan, persoalan tebus ijazah hingga pelayanan tenaga kesehatan dan Posyandu menjadi sorotan warga dalam kegiatan reses anggota DPRD DKI Jakarta Dina Masyusin di Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta ini akan menindaklanjuti berbagai persoalan tersebut melalui koordinasi dengan dinas terkait.
“Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait dalam mencari solusi,” ujar Dina Masyusin, dikutip, Rabu (4/3/2026).
Politikus Partai Perindo ini juga akan berkomunikasi dengan pihak sekolah untuk membantu menyelesaikan persoalan ijazah yang masih tertahan.
Menurutnya, sejumlah kasus sudah menemukan jalan keluar. “Alhamdulillah, cukup banyak persoalan ijazah tertahan yang sudah bisa diselesaikan,” kata Dina.
Sementara terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), dia berharap kebijakan sekolah swasta gratis yang telah ditandatangani dapat meredam polemik penerimaan siswa pada 2026.
Kebijakan tersebut diharapkan menjadi alternatif solusi bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri. “Dengan adanya sekolah swasta gratis, mudah-mudahan persoalan PPDB bisa terselesaikan,” tuturnya.
Selain isu pendidikan, warga juga mengeluhkan pelayanan tenaga kesehatan. Sikap tenaga medis dinilai kurang ramah dan ketersediaan obat di fasilitas kesehatan disebut masih terbatas. Bahkan, sejumlah warga yang mengalami kecelakaan dilaporkan kesulitan mendapatkan perawatan.
“Ke depan kita harap ada perbaikan agar pelayanan kesehatan, khususnya di Puskesmas, bisa jauh lebih baik. Jika pelayanannya baik, masyarakat akan merasa lebih tenang dan nyaman,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )