Ia menceritakan situasi yang cukup mencekam saat proses evakuasi, khususnya ketika berada di KBRI Teheran. Ia mengaku melihat sekitar 10 rudal melintas di atas wilayah tersebut. Bahkan, suara ledakan masih terdengar dari jarak satu hingga dua kilometer hingga membuat kaca di gedung kedutaan bergetar.
“Situasinya mencekam. Ketika kami berada di KBRI Teheran, sekitar 10 bom atau rudal melintas di atas wilayah kedutaan. Dari jarak satu sampai dua kilometer saja suaranya sangat keras sehingga kaca-kaca di kedutaan bergetar,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa perjalanan dari Teheran menuju Turki cukup panjang. Ia menyebut untuk sampai di perbatasan Iran dan Azerbaijan saja membutuhkan waktu sekitar sembilan jam.
Selain itu, ia bersama WNI lainnya juga harus menunggu selama lima jam di imigrasi Iran untuk proses pemeriksaan.
“Nah, subuh kami baru berangkat. Sekitar sembilan jam sampai ke perbatasan Iran. Yang lama itu lima jam kami menunggu di imigrasi Iran,” pungkasnya.
(Awaludin)