Padahal, menurutnya, kejadian ini seharusnya menjadi tanggung jawab pihak hotel, karena jamaah sudah bayar penuh kepada pihak hotel. "Kita sudah minta kompensasi kepada pihak hotelnya, namun mereka keberatan," umbuhnya.
Karena jamaah sudah lelah, letih akhirnya jamaah ambil hotel untuk dua kamar yang diisi 18 jamaah. "Sekarang jamaah tinggal tumpuk-tumpuk," katanya.
Ajat menambahkan, pada 13 Maret pihak Hotel Mira Ajyad menawarkan hotel, namun tempatnya jauh karena harus naik kendaraan. Akhirnya jamaah keberatan.Jamaah pun menanggung biaya sendiri untuk menyewa kamar.
"Sampai saat ini tidak ada solusi dari pihak hotel, dan perwakilan pemerintah Indonesia sementara jamaah uangnya sudah habis," tuturnya.
(Arief Setyadi )