Israel dilaporkan melancarkan perang melawan Iran dalam kondisi kekurangan rudal pencegat. Presiden AS Donald Trump mengatakan awal bulan ini bahwa negaranya memiliki amunisi yang hampir “tidak terbatas”, meskipun ada laporan bahwa jumlahnya lebih rendah dari perkiraan militer.
Trump awalnya menyebut perang melawan Iran hanya akan berlangsung sekitar empat minggu, kemudian menyebutnya sebagai “ekspedisi jangka pendek”. Namun, pada Jumat (13/3/2026), ia menegaskan bahwa perang akan berlanjut “selama masih diperlukan.”
Sebuah penilaian intelijen terbaru yang dilaporkan Reuters menyebutkan bahwa kepemimpinan dan pemerintah Iran tidak berisiko runtuh di tengah perang AS–Israel yang sedang berlangsung di negara tersebut.
(Rahman Asmardika)